Pratinjau: Martapura Emas
Undangan Pernikahan Adat Banjar
Apa habar pian?
Sapaan khas Banjar untuk menyapa sebaya — 'kamu apa kabar?' ('ulun' = saya, 'pian' = kamu); dalam acara resmi lazim dibuka dengan Assalamualaikum.
Sabtu, 12 Desember 2026
“Apa habar pian?”
Salam adat Banjar
Mempelai
Dengan penuh sukacita, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami.
Mempelai Pria
Putra pertama dariBapak Ahmad Santoso & Ibu Siti Aminah
Mempelai Wanita
Putri kedua dariBapak Rudi Hartono & Ibu Ratna Sari
Rangkaian Adat Banjar
Pra-acara
Basasuluh
Pencarian informasi atau penyelidikan diam-diam terhadap calon pengantin perempuan oleh pihak calon pengantin pria. Dahulu dilakukan dari jauh melalui orang yang dekat dengan keluarga perempuan, bahkan memakai bahasa kiasan.
Dipimpin: Utusan/perantara pihak pria
Dihadiri: Perantara dan kerabat dekat pria
Berbeda dari basasuluh yang tertutup, batatakun dilakukan secara terbuka oleh kedua keluarga calon pengantin untuk memastikan kesediaan dan latar belakang masing-masing.
Dipimpin: Kedua keluarga
Dihadiri: Kedua keluarga calon pengantin
Keluarga dan calon pengantin pria mendatangi rumah calon pengantin perempuan untuk menunjukkan keseriusan. Di sinilah dibicarakan dan disepakati mahar atau jujuran yang disanggupi.
Dipimpin: Orang tua/tetua pihak pria
Dihadiri: Kedua keluarga besar
Lamaran resmi: kedua calon pengantin 'diikat' agar tidak dilirik orang lain. Patalian menjadi pertanda bahwa seseorang sudah terikat dan sedang menuju jenjang pernikahan.
Dipimpin: Tetua kedua keluarga
Dihadiri: Kedua keluarga dan kerabat
Penyerahan jujuran yang sudah disepakati pada bapapayuan. Setelah maantar jujuran, kedua pasangan resmi dinyatakan bertunangan dan terikat menuju pernikahan.
Dipimpin: Rombongan keluarga pihak pria
Dihadiri: Kedua keluarga besar
Kedua calon pengantin 'dikurung': dilarang keluar rumah dan dilarang saling bertemu sebelum hari pernikahan. Ada kepercayaan bahwa orang yang akan menikah sedang 'manis dagingan', sehingga rawan kecelakaan atau gangguan gaib. Pada masa ini biasanya dilaksanakan batamat Al-Qur'an.
Dipimpin: Keluarga masing-masing
Dihadiri: Calon pengantin dan keluarga dekat
Pembersihan diri sebelum akad nikah. Sebelum badudus, calon pengantin menjalani batimung (pengasapan/pembersihan lain) lebih dahulu.
Dipimpin: Tetua/dukun adat dan keluarga
Dihadiri: Calon pengantin dan keluarga dekat
Akad / pemberkatan
Ijab kabul dipimpin seorang penghulu, dilakukan seperti tata cara Islam pada umumnya, setelah seluruh tahap adat pra-acara selesai.
Dipimpin: Penghulu
Dihadiri: Kedua pengantin, wali, saksi, dan keluarga
Resepsi
Pada hari pernikahan pengantin diperlakukan bagaikan raja dan ratu: mereka tidak diperkenankan menginjak tanah dan digendong/diusung. Tradisi bausung biasanya dilakukan oleh keturunan dan diwariskan kepada anak laki-laki.
Dipimpin: Keluarga; pengusung dari keturunan keluarga
Dihadiri: Kedua pengantin, keluarga, dan tamu
Busana AdatBagajah Gamuling Baular Lulut · Baamar Galung Pancar Matahari (paling dikenal) · Babaju Kun Galung Pacinan (hasil akulturasi) · Babaju Kubaya Panjang · Kain Sasirangan sebagai identitas
IringanMusik Panting (panting, babun, biola, gong) · Sinoman Hadrah pengiring arak-arakan pengantin · Madihin — resitasi puisi rakyat bernasihat
Detail Acara
Sabtu, 12 Desember 2026 · 16.00 WIB
Masjid Agung Al-Azhar
Jl. Sisingamangaraja, Jakarta Selatan
Sabtu, 12 Desember 2026 · 18.00 WIB
Balai Kartini
Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan
Menuju Hari Bahagia
Kisah Kami
2019
Pertama Bertemu
Kami dipertemukan di bangku kuliah, dimulai dari tugas kelompok yang tak sengaja.
2022
Mulai Berjalan Bersama
Setelah lulus, kami memutuskan untuk saling menguatkan dalam suka dan duka.
2026
Menuju Hari Bahagia
Dengan restu keluarga, kami melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Galeri



Simbol & Makna
Motif Naga Balimbur
Motif klasik sasirangan bergambar naga — kegembiraan dan kesenangan.
Motif Kambang Kacang
Melambangkan kekerabatan dan keakraban.
Motif Tampuk Manggis
Tampuk buah manggis — melambangkan kejujuran.
Motif Bayam Raja
Melambangkan pribadi yang bermartabat dan dihormati.
Motif Ombak Sinapur Karang
Melambangkan ujian dalam kehidupan manusia.
Live Streaming
Bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang berhalangan hadir, rangkaian acara dapat disaksikan secara langsung melalui YouTube.
Sabtu, 12 Desember 2026 · 16.00 WIB
Gabung Live StreamingTautan aktif 15 menit sebelum acara dimulai.
Amplop Digital
Doa restu Anda sudah sangat berarti bagi kami. Namun jika ingin memberi tanda kasih:
Bank
BCA
1234567890
a.n. Budi Santoso
E-Wallet
GoPay
081234567890
a.n. Sinta Dewi
Kirim kado ke: Jl. Melati No. 12, Jakarta (a.n. Sinta Dewi)
Turut Mengundang
Terima Kasih
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Tarima kasih
terima kasih
Salam hormat
Budi Santoso & Sinta Dewi
Dibuat dengan MomenIndahUndangan pernikahan digital